kecelakaan lalu lintas

Medan – Polda Sumatera Utara mencatat angka kecelakaan menurun drastis di banding tahun 2024. Kecelakaan lalu lintas di wilayah itu mengalami penurunan 62,1 persen selama 10 hari Operasi Ketupat Toba 2025, dibandingkan pada 2024.

“Tercatat sebanyak 74 kejadian, lebih rendah dibandingkan pada 2024 mencapai 195 kejadian lalu lintas atau menurun 62,1 persen,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Sumut Kombes Pol Firman Darmansyah di Medan, Minggu.

Meski demikian, KBP Firman mencatat lima titik kepadatan arus lalu lintas akibat tingginya volume kendaraan menuju kawasan wisata, yakniJl. Jamin Ginting, Pancur Batu (Medan) – 1 km menuju Berastagi.Jl. Merdeka, Tiga Raja (Simalungun) – 1,8 km menuju Parapat. Jl. Ahmad Yani, Air Batu (Asahan) – 1 km. Kemudian, Jl. Lintas Sumatra, Aek Ledong (Labura) – 4,6 km, terjadi penyempitan jalan • Jl. Jamin Ginting, Doulu (Tanah Karo) – dari 2,6 km menjadi 6,5 km akibat parkir sembarangan.

Baca Juga : Menara Pandang Tele dan Air Mancur Menari Hasilkan PAD Rp 904 Juta, Primadona Wisata Samosir

Untuk itu, Firman mengimbau kepada para pengendara tetap menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas demi kelancaran bersama di jalan raya.

Secara keseluruhan pengamanan Operasi Ketupat Toba dimulai 26 Maret hingga 8 April 2025, Polda Sumut mengerahkan sebanyak 12.104 personel yang terdiri dari 9.453 personel Polda Sumut dan jajaran, serta 3.651 personel dari instansi terkait lainnya.

Ditambah dengan mendirikan sebanyak 163 pos pengamanan terdiri dari 83 pos pengamanan, 66 pos pelayanan dan 14 pos terpadu.

Baca Juga : Agar Kolesterol Tubuh Selalu Normal, gunakan 5 Pola Hidup Sehat