Medan – Momen mudik libur lebaran PT Kereta Api Indonesia (KAI), Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) melayani 9.800 penumpang yang menggunakan kereta api di Sumatera Utara, pada lebaran Senin (31/3/2025).
Manager Humas KAI Divre I Sumut M. As’ad Habibuddin mengatakan, puncak arus mudik menggunakan kereta api di Sumatera Utara terjadi pada H-2 atau tanggal 29 Maret 2025, dengan jumlah pemudik mencapai 10.155 penumpang.
“Pantauan KAI Sumut pada 1 April 2025 pukul 09.00 WIB, tiket KA jarak jauh yang telah terjual pada masa angkutan Lebaran mencapai 122.366 tiket atau 70 persen dari total kapasitas yang telah disediakan sebanyak 175.912 tiket,” ucap Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero Divre I Sumatera Utara (Sumut),M. As’ad Habibuddin melalui keterangan tertulis, Selasa (1/4/2025).
Ia mengatakan dalam 11 hari mudik Lebaran 2025, yakni dari 21 hingga 31 Maret 2025 pukul 24.00 WIB, KAI telah memberangkatkan sebanyak 93.395 penumpang.
Baca Juga : Tips untuk penderita diabetes selama Mudik
Rinciannya yaitu penumpang KA Putri Deli relasi Medan – Tanjung Balai PP sebanyak 42.965 penumpang, KA Sribilah Utama relasi Medan – Rantau Prapat PP sebanyak 31.424 penumpang. Lalu, KA Siantar Ekspres relasi Medan – Siantar PP sebanyak 17.373 penumpang, dan KA Datuk Belambangan relasi Tebing Tinggi – Lalang PP sebanyak 1.473 penumpang.
Untuk mengantisipasi adanya lonjakan penumpang, KAI Sumut menambah 61.688 tempat duduk selama masa angkutan lebaran 2025. Yakni untuk penambahan 2 perjalanan KA Sribilah Utama Fakultatif relasi Medan – Rantau Prapat PP setiap hari. Serta penambahan rangkaian di setiap perjalanan KA Sribilah Utama reguler relasi Medan – Rantau Prapat PP (1 kereta eksekutif + 1 kereta bisnis), KA Putri Deli relasi Medan – Tanjung Balai PP (1 kereta ekonomi), dan KA Siantar Ekspres relasi Medan – Siantar PP (1 kereta ekonomi).
”Kami berharap agar calon penumpang menyediakan waktu yang cukup untuk perjalanan menuju stasiun keberangkatan, agar tidak terlambat,” kata As’ad.
As’ad juga mengimbau kepada calon penumpang, khususnya keberangkatan Stasiun Medan untuk menggunakan layanan Face Recognition Boarding Gate.
Keunggulannya, penumpang tidak perlu lagi menunjukkan tiket dan ID card. Sehingga proses boarding lebih cepat dan praktis.
Baca Juga : 205 Narapidana Rutan Kelas llB Balige Menerima Remisi Di Hari Raya Idulfitri
