Menurut dr M Allif Maulana Syafrin Lubis, M.Ked (PD), Sp.PD, penderita diabetes perlu melakukan konsultasi agar mendapatkan rekomendasi terkait dosis obat atau insulin yang perlu dibawa.
Anggota Ikatan Dokter Indonesia Kota Medan ini mengatakan, jika perubahan pola makan saat mudik bisa meningkatkan risiko hiperglikemia atau hipoglikemia.

“Pengat kadar gula darah yang baik, dapat mengurangi risiko komplikasi selama perjalanan. Pastikan bawa obat diabetes dalam jumlah cukup, termasuk insulin (jika diperlukan), jarum suntik, glukometer, strip tes gula darah, dan obat tambahan yang mungkin diperlukan,” tuturnya

Baca Juga : Jahe Merah dan Gairah Seksual

“Sebaiknya membawa camilan sehat seperti kacang-kacangan, buah rendah indeks glikemik, dan protein bar. Konsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah dapat membantu menjaga kadar gula darah stabil selama perjalanan,” ucapnya.

Jangan lupa membawa kartu identitas yang menunjukkan bahwa Anda penderita diabetes untuk berjaga-jaga jika terjadi keadaan darurat. Simpan juga nomor telepon dokter, rumah sakit terdekat, dan kontak darurat lainnya. Terakhir, sertakan perlengkapan P3K sederhana untuk menangani luka ringan.

Selama mudik, penting untuk menjaga pola makan sehat. Bawa makanan dan camilan sehat yang rendah gula, rendah lemak, dan tinggi serat. Pilih makanan yang mudah dibawa dan tidak mudah basi, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, roti gandum, dan kacang-kacangan. Hindari makanan manis, berlemak, dan tinggi karbohidrat olahan.