Air terjun Taman Eden 100 adalah sebuah kawasan wisata alam yang dikelola oleh Bapak Marandus Sirait, terletak di Desa Sionggang Utara, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Dengan luas sekitar 40 hektar, taman ini dinamakan Taman Eden 100 karena di dalamnya terdapat lebih dari 100 jenis tanaman endemik, seperti andaliman, tahultahul, antarasa, mangga, durian, dan lain-lain. Taman ini berfokus pada pelestarian flora khas daerah. Selain itu, objek wisata alam seperti air terjun, Gua Kelelawar, dan Bukit Manja menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung.
Apabila dari Medan, pengunjung dapat menempuh perjalanan kurang lebih 3,5 jam.

Untuk menuju lokasi, pengunjung dapat berjalan beberapa meter melalui jalan setapak. Tak perlu khawatir bosan, pengunjung akan melihat pemandangan alam yang menyejukkan mata.

Baca Juga Wisata Aek Sijorni

Air Terjun Taman Eden 100 tak terlalu tinggi, sekitar 10 meter dengan punya dua tingkatan. Suara terjangan air dari atas yang mengalir deras membuat suasana sekitar objek wisata ini menjadi sejuk, ditambah dengan banyaknya pepohonan yang rindang.

Juga banyak tanaman khas Bukit Barisan yang masih dibudidayakan disini.
Salah satu tanaman andalan yang dibudidayakan di Taman Eden 100 adalah andaliman, rempah khas yang sering digunakan dalam masakan tradisional Batak, seperti arsik, naniura, sangsang, panggang, sambal tuktuk, dan napinadar. Rasa khas andaliman yang memberikan sensasi pedas di lidah menjadi salah satu daya tarik kuliner Batak. Selain andaliman, taman ini juga membudidayakan anggrek hutan khas Toba, yang tak kalah memukau dari anggrek-anggrek dari luar wilayah.

Taman Eden 100 terletak di dataran tinggi, dengan ketinggian sekitar 1760 hingga 2150 meter di atas permukaan laut, yang memberikan udara sejuk bagi pengunjung. Suasana sejuk dan asri membuat para wisatawan betah berlama-lama di tempat ini. Air bersih dan sejuk yang mengalir dari sumber alam sering dimanfaatkan oleh pengunjung untuk mandi, memberikan kesegaran alami yang sangat menyenangkan.

“Air terjun ini sudah lama sejak tahun 2000 tapi tahun lalu kita benahi dengan bersihkan hutan-hutan agar akses pengunjung lebih mudah ke air terjunnya,” ungkap Pengelola Air Terjun Taman Eden 100 Marandus Sirait, Senin (24/2/2025)

Di sekitar air terjun banyak terdapat area bersantai untuk para pengunjung. Marandus juga menyebutkan jika pengunjung diperbolehkan untuk membawa makanan pribadi.

“Pengunjung boleh bawa dari luar tapi kalau tidak bawa, di sini ada banyak macam makanan yang dijual,” ujarnya.

Namun, pengunjung juga dapat memesan aneka menu makanan di cafe sekitar Air Terjun Taman Eden 100. Harganya juga tidak terlalu mahal dengan menu makanan mulai dari Rp 20 ribuan per porsinya.

“Pengunjung boleh bawa dari luar tapi kalau tidak bawa, di sini ada banyak macam makanan yang dijual,” ujarnya.

Air Terjun Taman Eden 100 dibuka setiap hari mulai pukul 08.00-18.00 WIB. Nah, harga tiket untuk masuk ke Air Terjun Taman Eden 100 dikenakan biaya seharga Rp 15 ribu per orang dewasa dan Rp 7.500 per orang untuk anak-anak.